Beranda

 
30. Sunat salat Asar tepat pada waktu
Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Bahwa Rasulullah saw. pernah melakukan salat Asar ketika matahari masih tinggi dan masih berwarna putih menyilaukan. Kemudian seseorang pergi ke desa sekitar Madinah dan ketika sampai di desa tersebut, matahari masih tinggi (belum sampai waktu Magrib). (Shahih Muslim No.984)
Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Dari Abu Umamah, bahwa ketika ia (Abu Umamah) baru selesai salat Zuhur, ia datang ke rumah Anas bin Malik di Basrah. Rumahnya di samping mesjid. Ketika kami masuk ke rumahnya, ia (Anas) bertanya: Apakah kalian sudah salat Asar? Kami menjawab: Kami baru saja salat Zuhur. Lalu Anas berkata: Kerjakanlah salat Asar. Maka kami pun melakukan salat. Ketika kami selesai salat, Anas berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Itulah salat orang munafik, ia duduk sambil menunggu matahari, sampai ketika matahari berada di dua tanduk setan (kiasan untuk dekatnya waktu terbenam matahari), ia bergegas bangkit dan salat (Asar) empat rakaat dengan cepat tanpa banyak mengingat Allah. (Shahih Muslim No.987)
Hadis riwayat Rafi" bin Khadij ra., ia berkata:
Kami pernah salat Asar bersama Rasulullah saw. Kemudian unta sembelihan dipotong dan dibagi-bagi menjadi sepuluh bagian. Kemudian dimasak, lalu kami makan daging yang matang sebelum terbenam matahari. (Shahih Muslim No.990)